Merindu Nazruddin

August 29th, 2010 § 4 comments § permalink

SORE TADI, aku menanti Nazruddin. Dia seorang musafir dari negeri yang tak pernah kukenali. Terakhir aku temui saat aku duduk di bangku sekolah dasar. Sekolah yang berada di bawah bayangan dua bukit yang dijejali oleh cemara-cemara dan pohon jati. Dua bukit yang sebenarnya adalah lahan yang dikhususkan untuk menanam orang mati. Sebelah kiri adalah kuburan untuk orang-orang keturunan Tionghoa. Sebelah kanan adalah kuburan untuk orang-orang pribumi. Sebelah kiri, tempat bertengger ayam hutan dan jalak. Sebelah kanan, tempat bersembunyi gagak-gagak hitam. Sebelah kiri dihiasi dengan batu granit berbau gaharu. Sebelah kanan berhias cungkup berbau kemenyan. Satu indah. Satu lagi angker. » Read the rest of this entry «

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with pertapa at Air Kata-Kata.