Dilarang Berkicau di Twitter!

September 5th, 2010 § 13 comments § permalink

SEORANG SAHABAT tiba-tiba melipat mukanya. Menarik nafas dalam-dalam. Menahannya dalam rentang waktu agak lama. Sementara, pandangan  kedua bola matanya masih menghunjam di halaman TweetDeck. Mungkin dia tak percaya apa yang dia baca di kolom direct message (DM)—pesan langsung. Udara yang di paru-parunya segera diembuskan dengan santer. “Mas, coba baca ini!” teriaknya pada saya. Mata saya segera menghunjam ke laman TweetDeck-nya.

O, rupanya ini penyebabnya. Seorang kawannya  mengirim sebuah pesan langsung agar dia membatasi kicauannya di Twitternya. Kawannya tadi bilang, untuk perbincangan pribadi, hendaklah dilakukan melalui DM saja. Tampaknya kawannya tadi mulai merasa tidak nyaman laman Twitternya dijejali kicauan dari sahabat saya tadi. Maklum saja, sahabat saya sedang keranjingan dengan media sosial berikon burung kenari ini. Sahabat saya tampak kalap. Maklum, imbauan itu berasal dari seniornya (senior dalam arti lebih duluan bekerja), sedangkan ia menjadi paling bontot di tempat kerjanya. » Read the rest of this entry «

Setahun Berkicau di Twitter

August 20th, 2010 § 4 comments § permalink

TIDAK TERASA saya sudah atau baru setahun terlibat dalam dunia kicauan Twitter. Pada 17 Juli 2010, tepat setahun saya buka akun di situs mikroblogging ini. Perjalanan berkicau pun  baru menemukan makna belakangan ini.

Di awal berjejaring sosial di Twitter, saya tidak terlalu bergairah. Minimal tak segairah setahun silam saat saya sedang gandrung dengan Facebook. Saya menilai model komunikasi di Twitter adalah komunikasi yang patah-patah.

Analoginya seperti orang yang terjerembab dalam kerumunan di alun-alun. Orang dengan bebas berceloteh dalam aneka topik. Saya bebas mendengar kicauan di kanan kiri saya. Tanpa saya kudu mengenal orang itu. Bahkan, lebih ekstrem lagi, saya mencuri dengar ocehan orang yang belum pernah saya jumpai sama sekali. Saya bebas mencuri dengar ocehan orang tanpa kudu permisi dengan orang itu. Demikian juga sebaliknya. » Read the rest of this entry «

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with media sosial at Air Kata-Kata.