PESTA BLOGGER kembali digelar. Puncak acara akan digelar pada 30 Oktober 2010 nanti. Rabu ini, 18 Agustus 2010, saya hadir dalam jumpa pers Pesta Blogger + 2010 (PB+2010) di Resto Es Teler 77, Jl. Adityawarman, Jakarta Selatan. Kali ini, tampil paras anyar si mbak ketua panitia PB+2010, Irayani Queency Putri yang akrab disapa Rara. Dari kedutaan Amerika Serikat, hadir juga paras baru, Ted Osius—Deputi Dubes AS untuk Indonesia.
Rara dalam sapaan pembukanya mengatakan pertumbuhan media sosial di Indonesia boleh dibilang cukup pesat. Tidak sebatas blog, tapi juga jejaring sosial, seperti Twitter dan Facebook. Jumlah narablog Indonesia saat ini hampir mencapai angka dua juta orang. Pemilik akun Facebook saja sudah mencapai 25 juta orang—tercatat sampai Juli 2010. Sementara, jumlah pekicau di Twitland asal Indonesia menduduki peringkat ke-6 di dunia—sebesar 2,42 persen dari total pekicau sedunia.
Nah, terkait dengan pesatnya aktivis media sosial itu, PB 2010 ini ditambahi dengan label + (baca: plus). Maksud Rara tak lain adalah PB akan merangkul para penggiat media sosial, seperti forum (Kaskus), Twitter, Facebook, dan lainnya. Tahun lalu saja, PB berhasil menarik sekitar 1.500 narablog dari seluruh Nusantara—pasti jumlahnya akan lebih besar lagi tahun ini.
Kedubes AS diwakili Ted Osius kembali menegaskan dukungannya pada PB ini. Kedubes AS tampaknya menjadi sponsor tetap hajatan narablog ini. “Blog dan media sosial menjadi salah satu alat menyuarakan pendapat. Ini mendorong proses demokrasi. Indonesia menjadi salah satu negara dengan kebebasan berpendapat terbaik di Asia Tenggara. Acara ini menjadi satu bentuk pernyataan hal itu,” tukas Ted Osius.
Keragaman
Tema PB kali menurut saya cukup menarik. Rara bilang keragaman yang dimaksud tak lain merujuk pada keragaman platform media sosial yang ada. Melalui PB+2010 ini, kata perempuan asal Makassar itu, para aktivis online—baik perorangan maupun komunitas—bisa berkumpul. Harapannya mereka bisa menggelar suatu gerakan bersama untuk perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik.
Saya sendiri berharap tema ini bisa diangkat ke wacana “keragaman” lebih luas. Tidak sebatas beragamnya media sosial, tapi keragaman atas realitas masyarakat Indonesia. Indonesia yang beragam suku, budaya, agama, keyakinan, dan sebagainya. Semoga PB+2010 ini menjadi angin segar bagi Indonesia di mana keragaman itu indah. Termasuk menyadari bahwa memaksakan penyeragaman hanya akan merusak Indonesia.
Sebelum puncak acara, PB akan menggelar rangkaian acara. XLNetRally, salah satunya. Program yang disponsori PT XL Axiata ini melibatkan 120 narablog dari Lampung, Jakarta, Bandung, Yogya, Malang, dan Surabaya. Perjalanan darat ini sudah berakhir di Semarang, 6-7 Agustus lalu. Ada lagi acara Blogshop (blogging workshop) yang digelar bersama Kedubes AS di 10 kota. Kesepuluhnya adalah Makassar, Padang, Manado, Pontianak, Banjarmasin, Aceh, Medan, Surabaya, Madura, dan Yogyakarta. Pelatihan penggunaan blog dan media sosial ditujukan pada komunitas, organisasi, maupun NGO. Diharapkan dengan blog dan media sosial, mereka bisa menjadi agen-agen perubahan dengan bebas menyuarakan opini dan kegiatan mereka.
Sukses buat PB+ 2010!
Fot0: Sigit Kurniawan

waaa ditulis di sini!!! waaa
ada saya ada fotoku *hihihi*
sampai jumpa di PB2010 yaaa
Wah, sebuah kehormatan, nih, sampai mbak Ketua Pesta Blogger+ 2010 bertandang di halaman putih ini. Ha ha ha, baiklah, sampai ketemu Oktober nanti ya!
nice! i can tell this was important! good job!