Menulis Lagi

August 17th, 2010 § 2 comments

KEINGINAN  menulis kembali membuncah. Bukan sekadar menulis serius. Tapi, menulis kisah remeh temeh. Sungguh, aku merindukannya.  Kemarin, aku  membolak-balik halaman digital blog lawas, Musafir Muda. Keinginan menulis seperti di blog lawas ini pun menguat. Aku juga lebih senang dengan template blognya: simpel, minimalis, artistik—begitu  kata salah seorang narablog dalam komentarnya.

Sebab itu, aku berburu lagi desain rumah buat kata-kata ini. Googling template wordpress dilakukan bak memilih produk-produk di toko swalayan. Tentu cari yang gratisan. Targetnya adalah rumah sederhana, bersih, bening, rapi, dan artistik. Akhirnya, kutemukan rumah Mediteranian ini. Simpel. Meski kudu dipermak dan didandani sana-sini agar lebih artistik. Aku pun suka. Terimakasih buat Rumah Web—penyedia jasa hosting—yang telah menambah kapasitas rumah ini agar memuat lebih banyak kata-kata.

Rumah ini mungkin akan menjadi rumah kata-kata di mana hatiku diam di dalamnya. Bersanding hangat dengan budiku. Dan semoga di rumah ini menyembulah sebuah mata air. Mata air kata-kata. Air kata-kata yang menyegarkan. Rumah aneka cerita. Tentang Tuhan. Tentang daun. Tentang sariawan. Tentang darah. Tentang hujan. Tentang kaus kaki. Tentang lumut. Tentang dunia.

Aku menulis lagi.

Sumber gambar: http://rivertext.smugmug.com

§ 2 Responses to Menulis Lagi"

  • Shane Tinnon says:

    this was a very entertaining read. i enjoyed it very much!

  • n35t1 says:

    itulah kenapa…. Cogito Ergo Sum – ku hampir bergeser menjadi Scribo Ergo Sum – mu :)

    sangat mudah tetap konsisten berpikir dan beranalisa…tp sangat sulit untuk tetap konsisten menuliskannya :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

What's this?

You are currently reading Menulis Lagi at Air Kata-Kata.

meta