Penarik Gerobak Sampah

an-old-man-sleeping HAMPIR SEMINGGU, dirinya tidak muncul. Tiap pagi, seisi rumah ini menunggunya. Tapi, lelaki tua berkulit legam dan bertopi koboi hitam kumal itu tidak muncul. Suara paraunya pun tak lagi menguar dari balik pintu garasi. Memanggil-manggil penunggu rumah. Senyap. Ya, lelaki tua si penarik gerobak sampah itu belum datang. Membuat tong sampah di garasi semakin sempoyongan menahan beban yang tiap hari terus bertambah. Menampung setoran dari ruang dapur.

Aroma tak sedap pun menguar. Mengelana terbawa angin dan mengembara ke semua kamar. Tiap pagi, isi tong pun terburai di lantai garasi. Plastik, kertas, tisu, tulang ayam, kaleng susu, diapers bayi, kulit pisang, dan sebagainya. Pasti ulah tikus-tikus got. Tong sampah pastilah menjadi restoran mewah bagi binatang pengerat sialan itu. Sekali diusir, mereka datang lagi. Jumlahnya tak banyak. Paling dua sampai tiga tikus. Aku kenal betul mereka. Koreng di tubuhnya itulah yang menjadi penanda.

Herannya, tikus-tikus zaman sekarang berbadan lebih besar. Ada manusia di sekitarnya pun kadang tak takut. Malah menantang dengan moncong dan mata melotot. Kucing pun enggan menerkamnya. Mungkin karena sang kucing jijik. Haram. Mungkin pula karena takut karena tikus berpenampilan lebih garang bak centeng terminal. Ah, yang jelas, semua ini terjadi lantaran lelaki tua penarik gerobak sampah itu tidak muncul lagi. Tidak memamerkan suara paraunya dari balik pintu garasi.

Mungkin lelaki tua itu sakit. Mungkin pula dia lagi menggelar hajatan pernikahan anaknya. Mungkin pula sudah pindah ke luar kota atau malah luar pulau atau sebuah tempat entah.

Pengalaman ini pernah terjadi. Pernah kutulis juga di halaman putih bertanda waktu Agustus 2007— waktu istriku, si ibu peri, sedang mengandung enam bulan anak pertamaku. Bisa dibayangkan saat itu. Hilangnya lelaki itu membuat isi dapur diteror tikus-tikus rumah. Sementara, aku tidak boleh melukai dan membunuh tikus-tikus sialan itu. Mengingat pesan orangtua untuk tak membunuh binatang apa pun selagi istri sedang bunting.

Memang urusan sampah bukanlah urusan sepele. Sering kita meremehkan sampah. Tapi, ketika sampah menggunung, kita sendiri kwalahan menghadapi momok anyar itu. Padahal, itu juga kotoran dan ampas-ampas kita sendiri. Kita sendiri pun ternyata tergantung pada profesi sederhana—penarik gerobak sampah. Sekolah tinggi, pangkat tinggi, uang banyak, otak cerdas (semua itu tentu tak menunjuk diriku) bisa tak berkutik menghadapi sampah. Kita pun sering tak menganggap tukang sampah sebagai pekerjaan yang diperhitungkan. Lebih sering kita buang dari perhatian kita seperti halnya sampah-sampah itu. Memang benar apa kata Si Gembel dari Nazareth hampir dua milenium lalu: batu yang dibuang oleh tukang bangunan, akan menjadi penjuru. Lelaki tua itu telah menjadi batu penjuru. Tapi, sayangnya, lelaki itu sekarang menghilang. Mesin pencari Google pun tak tahu harus mencari kemana.

Tapi, satu hal yang luput dari perhatianku sejak tahun 2000 menempati rumah itu, aku tidak tahu siapa namanya. Aku berharap hari ini atau lusa atau ujung minggu esok, lelaki tua bekulit legam dan bertopi koboi itu datang lagi dan memamerkan suara seraknya dari balik pintu garasi. Aku berjanji, bila saat itu tiba, aku akan menanyakan siapa namanya!

Sumber gambar: marketingdeviant.com

5 thoughts on “Penarik Gerobak Sampah

  1. ijin singgah sebentar ya :)

    aku suka sekali tulisan yang ini, mas. kita memang harus mengenal orang2 berjasa macam pemulung ini.

  2. Untung di gang gw banyak kucing… Ada juga kucing kepala suku yang mukanya bulat kotak berbadan montok kekar. Kayaknya dia kepala suku kucingnya. Ada anak buahnya sekitar 5 ekor, plus 2 yang masih kecil dan satu lagi kakinya pincang satu. Sejak ada mereka, jarang banget ada tikus di gang…

  3. Any of you guys used Auto Blog System X? I have been using it for about two weeks now and made $3,000. Anyone can do it really, if you like blogging then you will find it very easy. It teaches you about a $100,000,000 loophole you can make money from on AutoPilot. Check their site out, they guarantee you will make $1000 within 1 week :) Auto Blog System X – Blog to the bank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>